Minggu, 30 Maret 2014

TUGAS KE-2 BAHASA INDONESIA



  METODE INDUKTIF
Induksi yaitu suatu metode yang menyimpulkan pernyataan pernyataan hasil observasi dalam suatu pernyataan yang lebih umum dan menurut suatu pandangan yang luas diterima, ilmu-ilrnu empiris ditandai oleh metode induktif, disebut induktif bila bertolak dari pernyataan tunggal seperti gambaran mengenai hasil pengamatan dan penelitian orang sampai pada pernyataan ­pernyataan universal.
David Hume telah membangkitkan pertanyaan mengenai induksi yang membingungkan para filosof dari zamannya sampai sekarang. Menurut Hume, pernyataan yang berda observasi tunggal betapapun besar jumlahnya, secara logis tak dapat menghasilkan suatu pernyataan umum yang tak terbatas. dalam induksi setelah diperoleh pengetahuan, maka akan dipergunakan ha-hal lain, seperti ilmu mengajarkan kita bahwa kalau logam dipanasi juga akan mengembang, bertotak dari teori ini kita tahu bahwa logam lain yang kalau dipanasi juga akan mengambang. Dari contoh di atas bisa diketahui bahwa induksi tersebut memberikan suatu pengetahuan yang disebut juga dengn pengetahuan sintetik.
Penalaran induktif berpangkal pada suatu peristiwa umum, yang kebenarannya telah diketahui atau diyakini, dan berakhir pada suatu kesimpulan atau pengetahuan baru yang bersifat lebih khusus. Metode ini diawali dari pebentukan teori, hipotesis, definisi operasional, instrumen dan operasionalisasi. Dengan kata lain, untuk memahami suatu gejala terlebih dahulu harus memiliki konsep dan teori tentang gejala tersebut dan selanjutnya dilakukan penelitian di lapangan. Dengan demikian konteks penalaran deduktif tersebut, konsep dan teori merupakan kata kunci untuk memahami suatu gejala.
Contoh : yaitu sebuah sistem generalisasi.
Laptop adalah barang eletronik dan membutuhkan daya listrik untuk beroperasi,
DVD Player adalah barang elektronik dan membutuhkan daya listrik untuk beroperasi,
Generalisasi : semua barang elektronik membutuhkan daya listrik untuk beroperasi.

·           METODE DEDUKTIF
Deduksi adalah suatu metode yang menyimpan bahwa data­-data empirik diolah lebih lanjut dalam suatu sistem pernyataan yang harus ada dalam metode deduktif ialah adanya perbandingan logis antara kesimpulan-kesimpulan itu sendiri. Ada bentuk logis teori itu dengan tujuan apakah teori tersebut mempunyai sifat empiris atau ilmiah, ada perbandingan dengan teori-teori lain dan ada pengujian teori dengan jalan rnenerapkan secara empiris kesimpulan-kesimpulan yang bisa ditarik dari teori tersebut.
Popper tidak pernah menganggap bahwa kita dapat membuktikan kebenaran teori-teori dari kebenaran pernyataan-pernyataan yang bersifat tunggal. Tidak pernah dia menganggap bahwa berkat kesimpulan-kesimpulan yang telah diverifikasikan teori ini dapat dikukuhkan sebagai benar atau bahkan hanya mungkin benar, sebagai contoh, harga akan turun. Karena penurunan beras besar. maka harga beras akan turun.
Penalaran deduktif berpangkal dari peristiwa khusus sebagai hasil pengamatan empirik dan berakhir pada suatu kesimpulan atau pengetahuan baru yang bersifat umum. Dalam hal ini penalaran induktif merupakan kebalikan dari penalaran deduktif. Untuk turun ke lapangan dan melakukan penelitian tidak harus memliki konsep secara canggih tetapi cukup mengamati lapangan dan dari pengamatan lapangan tersebut dapat ditarik generalisasi dari suatu gejala. Dalam konteks ini, teori bukan merupakan persyaratan mutlak tetapi kecermatan dalam menangkap gejala dan memahami gejala merupakan kunci sukses untuk dapat mendiskripsikan gejala dan melakukan generalisasi.
Contoh : Masyarakat Indonesia konsumtif (umum) dikarenakan adanya perubahan arti sebuah kesuksesan (khusus) dan kegiatan imitasi (khusus) dari media-media hiburan yang menampilkan gaya hidup konsumtif sebagai prestasi sosial dan penanda status social.

·           KORELASI PENALARAN DEDUKTIF DAN INDUKTIF
Kedua penalaran tersebut seolah-olah merupakan cara berpikir yang berbeda dan terpisah. Tetapi dalam prakteknya, antara berangkat dari teori atau berangkat dari fakta empirik merupakan lingkaran yang tidak terpisahkan. Kalau kita berbicara teori sebenarnya kita sedang mengandaikan fakta dan kalau berbicara fakta maka kita sedang mengandaikan teori.
Dengan demikian, untuk mendapatkan pengetahuan ilmiah kedua penalaran tersebut dapat digunakan secara bersama-sama dan saling mengisi, dan dilaksanakan dalam suatu ujud penelitian ilmiah yang menggunakan metode ilmiah dan taat pada hukum-hukum logika. Upaya menemukan kebenaran dengan cara memadukan penalaran deduktif dengan penalaran induktif tersebut melahirkan penalaran yang disebut dengan reflective thinking atau berpikir refleksi.
Jika seseorang melakukan penalaran, maksudnya tentu adalah untuk menemukan kebenaran. Kebenaran dapat dicapai jika syarat – syarat dalam menalar dapat dipenuhi.
-       Suatu penalaran bertolak dari pengetahuan yang sudah dimiliki seseorang akan sesuatu yang memang benar atau sesuatu yang memang salah.
-       Dalam penalaran, pengetahuan yang dijadikan dasar konklusi adalah premis. Jadi semua premis harus benar. Benar di sini harus meliputi sesuatu yang benar secara formal maupun material. Formal berarti penalaran memiliki bentuk yang tepat, diturunkan dari aturan – aturan berpikir yang tepat sedangkan material berarti isi atau bahan yang dijadikan sebagai premis tepat.
Penalaran juga merupakan aktivitas pikiran yang abstrak, untuk mewujudkannya diperlukan simbol. Simbol atau lambang yang digunakan dalam penalaran berbentuk bahasa sehingga wujud penalaran akan akan berupa argumen.
Kesimpulannya adalah pernyataan atau konsep adalah abstrak dengan simbol berupa kata, sedangkan untuk proposisi simbol yang digunakan adalah kalimat (kalimat berita) dan penalaran menggunakan simbol berupa argumen. Argumenlah yang dapat menentukan kebenaran konklusi dari premis.

TUGAS BAHASA INDONESIA 2



Penalaran adalah sebuah pemikiran untuk dapat menghasilkan suatu kesimpulan. Ketika seseorang sedang melanarkan sesuatu, maka seseorang tersebut akan mendapat sebuah pemikiran dimana pemikiran tersebut adalah suatu kesimpulan masalah yang sedang dihadapi. Contoh saja kalau kita sedang berkendara dan terjebak di derasnya hujan, apakah yang akan kita lakukan?disitulah nalar kita bekerja. mencari sebuah solusi agar kita bisa terhindar dari derasnya hujan dengan cara memikirkan sesuatu yang bisa dipakai untuk berteduh.

Wujud Evidensi merupakan semua fakta yang ada, semua kesaksian, semua informasi, atau autoritas yang dihubungkan untuk membuktikan suatu kebenaran. Fakta dalam kedudukan sebagai evidensi tidak boleh digabung dengan apa yang dikenal sebagai pernyataan atau penegasan. Dalam wujud yang paling rendah evidensi itu berbentuk data atau informasi. Yang dimaksud dengan data atau informasi adalah bahan keterangan yang diperoleh dari suatu sumber tertentu.

 Cara Menguji Data
Supaya data dan informasi dapat dipergunakan dalam penalaran data dan informasi itu harus merupaka fakta. Dibawah ini merupak cara untuk pengujian data.
a)      Obervasi
Fakta yang diajukan sebagai evidensi mungkin belum memuaskan seseorang pengarang atau penulis. Untuk lebih meyakinkan dirinya sendiri dan sekaligus dapat mengunakan sebaik – baiknya dalam usaha meyakinkan para pembaca, maka kadang – kadang pengarang merasa perlu untuk mengadakan peninjauan atau obervasi singkat untuk mengecek data atau informasi itu.

b)      Kesaksian
Keharusan menguji data dan informasi, tidak harus selalu dilakuan dengan obervasi. Kadang sangat sulit untuk mengaharuskan seorang mengadakan obervasi atas obyek yang akan dibicarakan.
c)      Autoritas
Cara ketiga untuk menguji fakta dalam usaha menyusun evidensi adalah meminta pendapat dari suatu otoritas, yakin dari pendapat seorang ahli, atau mereka yang menyelidiki fakta dengan cermat, memperhatikan semua kesaksian,menilai semua fakta kemudian memberikan pendapat mereka sesuai dengan keahlian mereka dalam bidang itu.

-         Cara Menguji fakta
Untuk menetapkan apakah data atau informasi yang kita peroleh itu merupakan fakta, maka harus diadakan penelitian, apakah data” atau informasi itu merupakan kenyataan atau hal yang sunguh – sunguh terjadi.
a.       Konsistensi
Dasar pertama yang dipakai untuk mengatakan fakta mana yang akan dipakai sebagai evidensi adalah konsistenan.
b.      Koharensi
Dasar kedua yang bisa dipakai untuk mungji fakta yang dapat diperguanakan sebagai evidenis adalah masalah koharensi. Semua fakta yang akan digunakan sebagai evidensi harus pula khoren dengan pengalam manusia, atau sesuai dengan pandangan atau sikap yang berlaku.


-         Cara Menilai Autoritas
Seorang penulis yang baik dan obyektif selalu akan menghindari semua desas – desus, atau kesaksian dari tangan kedua. Penulis yang baik akan membedakan pula apa yang hanya merupakan pendapat saja, atau pendapat yang sunguh – sunguh didasarkan atas penelitian atau data – data eksperimental. Untuk menilai suatu autoritas, penulis dapat memeilih beberapa pokok berikut.
a.       Tidak Mengandung Prasangka
Dasar pertama yang perlu diketahui oleh penulis adalah bahwa pendapat autoritas sama sekali tidak boleh mengandung prasangka, pendapat itu disusun oleh beradasarkan penelitian yang dilakukan oleh ahli itu sendiri, atau berdasarkan pada hasil – hasil eksperimental yang dilakukannya.

b.      Pengalaman dan Pendidikan Autoritas
Dasar kedua yang harus diperhitungkan penulis untuk menilai pendapat suatu auoriatas adalah menyangkut pengalaman dan pendidikan autoritas. Pendidikan yang diperoleh menjadi jaminan awal.

c.       Kemashuran dan Presite
Faktor ketiga yang harus diperhatikan oleh penulis untuk menilai autoritas adalah meneliti apakah pernyataan atau pendapat yang akan dikutip sebagai autoritas itu hanya sekedar bersembunyi dibalik kemasruhan dan prestise pribadi dibidang lain.

d.      Khorensi dengan Kemajuan
Hal yang keempat yang perlu diperhatikan penulis argimentasi adalah apakah pendapat yang diberkan autoritas itu sejalan dengan perkembangan dan kemajuan jaman, atau khoren dengan pendapat atau sikap terakhir dalam bidang itu.
4.      Jelaskan perbedaan silogisme kategorial, silogisme hipotesis, dan silogisme alternatif!
a.       Silogisme Kategorial

Silogisme kategorial disusun berdasarkan klasifikasi premis dan kesimpulan yang kategoris. Premis yang mengandung predikat dalam kesimpulan disebut premis mayor, sedangkan premis yang mengandung subjek dalam kesimpulan disebut premis minor.

Contoh :
Semua makhluk hidup membutuhkan makan dan minum.
Kucing termasuk makhluk hidup
Jadi kucing : makhluk hidup yang membutuhkan makan dan minum.

Yang perlu dicermati adalah, bahwa pola penalaran tersebut dalam kehidupan sehari-hari kita tidak demikian nampak, entah di realita pembicaraan sehari-hari, lewat surat kabar, majalah, radio, televisi, dan lain-lain. Oleh sebab itu, dalam menyimak mendengarkan atau menerima pendapat seseorang, kita perlu berpikir kritis melihat dasar-dasar pemikiran yang digunakan sehingga kita dapat menilai seberapa tingkat kualitas kesahihan pendapat itu. Dalam hal seperti ini kita perlu menentukan:
a)      Kesimpulan apa yang disampaikan
b)      Mencari dasar-dasar atau alasan yang dikemukakan sebagai premis-premisnya.
c)      Menyusun ulang silogisme yang digunakannya; kemudian melihat kesahihannya berdasarkan ketentuan hukum silogisme.

Berdasarkan hal tersebut tentu saja kita akan mampu melihat setiap argumen, pendapat, alasan, atau gagasan yang kita baca atau dengar. Dengan demikian, secara kritis kita mengembangkan sikap berpikir ke arah yang cerdik, pintar, arif, dan tidak menerima begitu saja kebenaran / opini yang dikemukakan pihak lain. Berdasarkan hal inilah akhirnya kita mampu menerima, meluruskan, menyanggah, atau menolak suatu pendapat yang kita terima.

b.      Silogisme Hipotesis
Silogisme Hipotesis adalah jenis silogisme yang terdiri atas premis mayor yang bersifat hipotesis ,dan premis minornya bersifat katagorial . Silogisme Hipotesis ini dapat dibedakan menjadi 4 macam , yaiu :

-          Silogisme hipotesis yang premis minornya mengakui bagian antecedent.
Contoh :
Jika hari ini cerah , saya akan ke rumah kakek ( premis mayor )
Hari ini cerah ( premis minor )
Maka saya akan kerumah kakek ( kesimpulan ).

-          Silogisme hipotesis yang premis minornya mengakui bagian konsekuen
Contoh :
Jika hutan banyak yang gundul , maka akan terjadi global warming ( premis mayor )
Sekarang terjadi global warming ( premis minor )
Maka hutan banyak yang gundul ( kesimpulan ).

-          Silogisme hipotesis yang premis minornya mengingkari antecedent
Contoh :
Jika pembuatan karya tulis ilmiah belum di persiapkan dari sekarang, maka hasil tidak
akan maksimal
pembuatan karya ilmiah telah di persiapkan
maka hasil akan maksimal

-          Silogisme hipotesis yang premis minornya mengingkari konsekuen
Contoh :
Bila presiden Mubarak tidak turun , Para demonstran akan turun ke jalan
Para demonstran akan turun ke jalan
Jadi presiden Mubarak tidak turun.

c.       Silogisme Alternatif
Adalah Silogisme yang terdiri atas premis mayor berupa proposisi alternatif. Sedangkan Proposisi Alternative yaitu bila premis minornya membenarkan salah satu alternatifnya. Simpulannya akan menolak alternatif yang lain.
Contoh silogisme alternatif :
A : Anak kecil itu berada di dalam kelas atau di luar kelas
B : Anak kecil berada di luar kelas
K : Jadi, anak kecil tidak berada di dalam kelas


Induksi adalah suatu proses berpikir yang bertolak dari satu arah atau sejumlah fenomena individual untuk menurunkan suatu kesimpulan (inferensi). Proses penalaran yang induktif dapat dibedakan atas bermacam-macam variasi yang akan dijelaskan lebih lanjut yaitu berupa generalisasi, hipotesis dan teori, analogi induktif, kausal, dan sebagainya.



SUMBER :
file:///C:/Users/axioo%20cjm/Favorites/Downloads/Pertemuan%207c%20(Proses%20Penalaran%20Ilmiah).pdf
http://abdulrazak11.blogspot.com/2013/03/penalaran-evidensi-inferensi.html
http://tugas21109900softskills.blogspot.com/2012/03/laporan-bacaan-ringkasan-isi-bab.html
http://dwipoerwanti.blogspot.com/2010/05/silogisme-alternatif-silogisme.html
http://ditaariska.blogspot.com/2013/04/silogisme-kategorial-silogisme.html














































Minggu, 05 Januari 2014

manfaat mengkonsumsi tomat

Tomat yang memiliki nama latin Lycopersicum esculentum Milladalah tanaman yang berasal dari Amerika Latin. Buah tomat memiliki rasa yang sedikit asam dan sering digunakan untuk campuran masakan seperti sup, semur, dan sambal tomat agar rasanya lebih sedap. Kadang juga dimakan begitu saja sebagai lalap atau camilan.

Saya sendiri biasa mengkonsumsi tomat dengan cara dipotong-potong lalu ditaburi sedikit gula pasir. Rasanya sangat menyegarkan. Kami disini menyebutnya rujak tomat. Anda juga bisa membuat tomat sebagai jus dengan cara diblender.

Kandungan Gizi Buah Tomat

Salah satu senyawa yang paling banyak terkandung dalam buah tomat adalah betakaroten, terutama likopen, yang oleh tubuh likopen ini diubah menjadi vitamin A. Bersama vitamin C dan vitamin E yang terkandung, membuat tomat memiliki sifatantioksidan.

Penelitian menunjukkan likopen akan lebih optimal diserap oleh tubuh setelah diolah, entah menjadi sup atau saus tomat. Jadi, tambahkan tomat pada masakan Anda sehari-hari.


Manfaat Tomat untuk Kesehatan


Selain bermanfaat sebagai bahan makanan untuk dikonsumsi, ternyata tomat juga memiliki khasiat untuk kesehatan tubuh. Berikut ini beberapa manfaat tomat untuk kesehatan.

Mencegah Kanker

Laporan dari Journal of National Cancer Institute mengatakan, kaum pria pengonsumsi 10 porsi makanan berbahan dasar tomat jarang terkena kanker prostat. Diperkirakan berkat kandungan likopen.

Bukan cuma kanker prostat, penelitian dari Universitas Illinois pun menunjukkan, tomat dapat menghindari gejala kanker rahim. Begitu juga kanker lambung, usus besar, rektum, dan pankreas.

Mecegah Penyakit Jantung

Penelitian terhadap para pria Eropa menunjukkan, mereka yang dalam tubuhnya memiliki kadar likopen tinggi, jarang terkena serangan jantung. Kandungan asam salisilat juga mampu mencegah pengentalan darah.

Melancarkan Pencernaan

Tomat yang kaya serat, air, dan mineral membantu proses pencernaan. Mineralnya merangsang pengeluaran air liur sehingga menambah nafsu makan. Kandungan asam malat dan asam sitratnya membantu mencgah terbentuknya batu empedu. Dengan sifatnya yang antiradang berkat zat tomatin, tomat dapat mencegah radang usus buntu dan saluran pernapasan.

Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Tomat dapat membantu, mencegah asam urat. Vitamin A dan C pada tomat dapat meningkatkan daya tahan tubuh.


Manfaat Buah Tomat untuk Kecantikan



Selain untuk kesehatan, buah tomat juga sering digunakan untuk perawatan kecantikan. Berikut ini manfaat buah tomat untuk kecantikan.

Menyehatkan Kulit

Vitamin B3 mampu menghaluskan kulit karena mampu melancarkan peredaran darah sehingga kulit mendapat kecukupan suplai makanan.

Menghilangkan Jerawat

Urusan jerawat juga bisa ditaklukkan dengan tomat karena zat tomatinnya yang bersifat antiradang dan antibakteri. Caranya, tomat yang sudah dibelah cukup dioleskan ke wajah, biarkan sampai kering. Setelah itu, bilas wajah dengan air dingin.

Menghilangkan Komedo

Buah tomat bisa mengatasi masalah komedo yang membandel. Dengan menggunakan masker tomat secara teratur, Anda akan mendapatkan hidung mulus tanpa bekas merah-merah bekas memencet komedo.

Memutihkan Wajah

Selain menghilangkan jerawat dan komedo, tomat juga dapat membantu memutihkan kulit wajah. Caranya dengan membuat masker tomat dicampur dengan air lemon dan oatmeal. Oleskan campuran jus tomat, lemon dan oatmeal pada wajah dan leher. Diamkan selama 10 menit, kemudian bilas dengan air hangat.

cara diet yang benar

beberapa tips melakukan cara diet yang benar adalah sebagai berikut :
·         jangan tinggalkan kebiasaan sarapan pagi
Sarapan pagi adalah salah satu kunci penting agar diet dapat berhasil, sebab dengan melakukan sarapan tubuh mendapatkan nutrisi penting di pagi hari setelah dimetabolisme pada malam harinya. dengan sarapanpagi tubuh juga akan lebih meningkatkan daya konsentrasi kerja seharian. dan pemilihan menu sarapan adalah jenis makanan yang tidak terlalu berat tetapi memiliki kandungan energi dan zat gizi lainnya yang baik. misalnya menu buah pisang.
·         menu yang sehat
dalam melakukan diet, yang perlu dihindari hanyalah jenis makanan yang memiliki kandungan lemak jenuh, lemak trans, dan kadar gula tinggi yang akan mengakibatkan kadar lipid maupun gula di dalam darah kita menjadi tidak seimbang. dan selain jenis makanan tersebut, kita dianjurkan untuk mengonsumsi makanan yang beranekaragam, bahkan jika perlu kita sebaiknya mengonsumsi makanan dari 9 warna, tentunya kesembilan warnatersebut adalah warna alami dari makanan tersebut bukan pewarna sintetik, itulah menu yang sehat.
·         minum air putih yang cukup
Kita memerlukan air di dalam tubuh untuk berbagai reaksi yang terjadi di dalam tubuh, karena itu, kita sangat memerlukan kecukupan air putih kesehariannya. kebutuhan tubuh kita terhadap air adalah sekitar 2 liter setiap harinya, atau setara dengan 8 gelas air putih. minuman air putih adalah air yang bersih dan menyehatkan.
·         istirahat yang cukup
istirahat yang cukup akan memberikan waktu relaksasi pada tubuh sehingga tubuh dapat melakukan proses-proses tubuh secara lebih optimal. serta menurunkan resiko stress, dan tubuh sangat memerlukan sebanyak 8 jam setiap harinya untuk tidur di malam hari
·         jangan terobsesi dengan hasil diet yang instan
umumnya hasil diet yang instan akan memicu kita untuk kembali pada kebiasaan diet lama, selain itu, yang terlalu cepat dan target penurunan berat badan yang terlalu besar akan berakibat buruk untuk kesehatan kita, karena itu, kita sangat dianjurkan untuk memiliki target yang tidak terlalu besar agar tubuh dapat beradaptasi dengan perubahan tersebut. dan perubahan dapat berdampak jangka panjang karena tubuh kita akan terbiasa dengan pola diet sehat yang kita kenalkan secara sedikit-demi-sedikit


thomas alva edison

Thomas Alva Edison adalah penemu dari Amerika dan merupakan satu dari penemu terbesar sepanjang sejarah. Edison mulai bekerja pada usia yang sangat muda dan terus bekerja hingga akhir hayatnya. Selama karirnya, Thomas Alva Edison telah mempatentkan sekitar dari 1.093 hasil penemuannya, termasuk bola lampu listrik dan gramophone, juga kamera film. Ketiga penemuannya membangkitkan industri-industri besar bagi industri listrik, rekaman dan film yang akhirnya mempengaruhi kehidupan masyarakat di seluruh dunia. Dia juga dikenal sebagai penemu yang menerapkan prinsip 'produksi massal' bagi penemuan-penemuannya.

Edison sendiri memperoleh keahliannya dalam bidang kelistrikan dan telegraphy (telegraph untuk komunikasi) pada usia belasan tahun. Pada tahun 1868, di usia 21 tahun, dia telah mengembangkan dan mempatentkan penemuannya yang berupa sebuah mesin yang merekam telegraph.
Dimasa kecilnya, Edison hanya bersekolah di sekolah yang resmi selama tiga bulan, selanjutnya semua pendidikannya diperoleh dari ibunya yang mengajar Edison di rumah. Ibu Edison mengajarkan Edison cara membaca, menulis, dan matematika. Dia juga sering memberi dan membacakan buku-buku bagi Edison, antara lain buku-buku yang berasal dari penulis seperti Edward Gibbon, William Shakespeare dan Charles Dickens.
Edison di usia 12 tahun, memperoleh penghasilan dengan cara bekerja menjual koran dan surat kabar, buah apel, serta gula-gula di sebuah jalur kereta api. Di usia itu pula, Edison hampir mengalami kehilangan seluruh pendengaran karena penyakit yang dideritanya, penyakit itu membuatnya menjadi setengah tuli. Edison pernah menulis dalam diarinya: "Saya tidak pernah mendengar burung bernyanyi sejak saya berusia 12 tahun."

Pada usia 15 tahun, Edison, sambil tetap berjualan, membeli sebuah mesin cetak kecil bekas yang selanjutnya dipasang pada sebuah bagasi mobil. Kemudian dia mencetak korannya sendiri, WEEKLY HERALD, yang di cetak, diedit dan dijualnya di tempat dia berjualan.
Pada musim panas 1862, Edison menyelamatkan seorang anak berusia tiga tahun yang hampir di tabrak oleh mobil. Ayah dari anak yang diselamatkan adalah kepala stasiun kereta api di tempatnya berjualan. Dan sebagai rasa terima kasih, kepala stasiun tersebut mengajari Edison cara menggunakan telegraph. Setelah 5 bulan mempelajari telegraph, Edison bekerja sebagai ahli telegraph selama 4 tahun. Hampir semua gaji yang didapatnya dihabiskan dengan membangun berbagai macam laboratorium dan peralatan listrik.
Edison sangat senang mempelajari sesuatu dan membaca buku-buku yang ada. Dari semua yang dipelajarinya, Edison menerapkan pelajaran tersebut dengan cara bereksperimen di laboratorium kecilnya. Edison tinggal di laboratoriumnya, hanya tidur 4 jam sehari, dan makan dari makanan yang dibawa oleh asistennya ke laboratoriumnya. Edison melakukan percobaan dan eksperimen terus menerus hingga penemuan-penemuannya menjadi sempurna. Mungkin kata yang cocok untuk menggambarkan kepandaian Edison adalah: "Genius adalah 99% kerja keras"


manfaat nasi merah

6 Manfaat beras merah bagi kesehatan tubuh
1. Kaya akan serat
Beras merah, brown rice atau beras hitam memiliki kandungan serat yang tinggi. Lain halnya dengan beras putih yang hanya mengandung karbohidrat sederhana, beras merah mengandung karbohidrat kompleks yang baik bagi kesehatan.
2. Mengontrol kadar gula darah
Beras merah memiliki indeks glikemik yang rendah. Indeks glikemik merupakan angka yang menunjukkan potensi meningkatnya gula darah yang berasal dari karbohidrat. Dengan indeks glikemik yang rendah, beras merah mempunyai andil dalam mengatur kadar gula darah dan juga produksi insulin. Selain itu, beras merah adalah sumber energi baik yang diperlukan tubuh.
3. Membuat lebih cepat kenyang
Sebuah penelitian yang dilakukan di British Journal of Nutrition menemukan bahwa dengan mengonsumsi karbohidrat yang kompleks, seperti oatmeal, 
beras merah dan kentang, akan membuat anda lebih cepat kenyang sampai berjam-jam dan makan tidak lebih dari 320 kalori perhari.
4. Mengandung antioksidan yang dapat menangkal radikal bebas
Beras merah merupakan sumber yang baik untuk zat besi atau mangan. Mangan, yang berperan penting dalam menghasilkan energi bagi tubuh merupakan komponen penting dari enzim dan merupakan antioksidan yang dapat melindungi tubuh dari radikal bebas yang umumnya terbentuk saat energi diproduksi. Selain itu, beras merah kaya akan zinc, mineral yang membantu mempercepat penyembuhan luka dan menjaga sistem imun dalam tubuh agar berfungsi dengan baik. Sama halnya dengan zat besi atau mangan, zinc juga kaya antioksidan yang melindungi tubuh dari radikal bebas yang dapat merusak sel-sel dan jaringan dalam tubuh.
5. Mengandung Vitamin B6
Dengan mengonsumsi satu porsi nasi merah saja, dapat memenuhi 23 persen dari vitamin B6, jumlah yang dibutuhkan untuk menjalankan fungsi organ. Vitamin ini dibutuhkan untuk membantu menjaga keseimbangan pembentukan hormon serotonin, sel darah merah dan membantu produksi sel-sel DNA.
6. Menurunkan kadar kolesterol jahat
Beras merah diketahui dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat. Dengan mengonsumsi nasi merah, maka akan membantu meningkatkan level kolesterol baik. Oleh sebab itu nasi merah dapat menjadi makanan pokok dan sumber karbohidrat yang baik bagi kesehatan tubuh.